Film Horor Indonesia Terbaru dan Terseram di 2024

0 Comments

Film horor kerap disebut sebagai pengganti kardio atau olahraga ringan sebab diyakini sanggup membakar kalori sekaligus memacu adrenalin. Makanya tak heran kecuali horor menjadi keliru satu genre film yang diminati oleh banyak orang, terlebih di kalangan anak muda.

Di Indonesia sendiri, minat pada film horor lumayan tinggi. Hal ini dibuktikan bersama dengan banyak film genre horor yang dilahirkan insan perfilman Indonesia nyaris tiap tiap bulannya. Bahkan, banyak film horor klasik yang lagi di-remake untuk menambahkan tingkat ketegangan yang lebih intens, agar lebih sanggup dinikmati pirsawan di jaman modern.

Lantas, ada film horor Indonesia terbaru apa saja yang rilis di th. ini? Langsung saja review daftar berikut!

Siksa Neraka

Terlahir di keluarga bersama dengan pengajaran agama yang baik, Saleh, Fajar, Tyas dan Azizah senantiasa dididik bersama dengan ketat oleh papa mereka yang merupakan ustad terpandang di desa. Bila keliru satu dari mereka jalankan hal-hal yang dilarang agama, Bapak tak bakal segan untuk menambahkan hukuman pada mereka.

Pada suatu malam, waktu Saleh dan ketiga adiknya dalam perjalanan menuju kota untuk mengantar Tyas ikuti kontes bernyanyi, mereka terseret arus sungai yang deras dan menghilang akibat hujan. Setelah lebih dari satu hari, Saleh, Fajar dan Azizah ditemukan dalam situasi meninggal dunia. Sementara Tyas sukses selamat bersama dengan situasi yang amat kritis.

Diambang kematian, Tyas terbangun dan mendapatkan dirinya berada di sebuah tempat yang amat menyeramkan. Inilah neraka yang kerap sang papa ceritakan. Dari sekian banyak panorama menyeramkan yang dilihatnya, Tyas tidak menduga kecuali ia bakal melihat Saleh, Fajar dan Azizah disiksa bersama dengan amat kejam.

Siksa Neraka merupakan film penutup panduan Anggy Umbara di th. 2023. Film ini dipromosikan secara besar-besaran selama th. yang menggelontorkan dana sampai miliaran rupiah. Film adaptasi dari komik tenar th. 70-an ini mempunyai mutu CGI yang lumayan baik dan kisahnya amat relate bersama dengan kepercayaan umat muslim.

Panggonan Wingit

Raina (Luna Maya) menentukan untuk pindah dari Jakarta ke Semarang bersama dengan adiknya, Fey, untuk mengelola Hotel Ambar Mangun, hotel warisan sang papa yang selama ini dikelola oleh kakek dan juga neneknya. Namun, pada suatu malam Raina mendengar sebuah tangisan dari kamar yang larang dimasuki di lantai tiga hotel.

Karena penasaran, Raina jadi membuka pintu kamar tersebut dan melihat sesosok wanita berambut putih, berkulit putih, dan memakai pakaian putih mengucapkan suatu frasa misterius. Celakanya, ternyata seseorang yang membuka pintu kamar itu bakal tewas mengenaskan dalam tiga hari di sedang malam.

Menyadari bahwa nyawanya terancam, Raina pun melacak slot gacor hari ini pemberian kakek, nenek, adiknya dan mantan pacarnya, Ardo (Christian Sugiono), untuk menyelamatkan dirinya. Bisakah ia terbebas dari takdir mengerikan ini?

Kisah horor berbalut adegan gore yang disuguhkan film Panggonan Wingit dijamin bakal sebabkan penontonnya ngeri. Menariknya lagi, narasi film ini ternyata diambil alih dari kisah nyata yang berjalan di keliru satu hotel tua yang terdapat di kota Semarang.

Raina (Luna Maya) menentukan untuk pindah dari Jakarta ke Semarang bersama dengan adiknya, Fey, untuk mengelola Hotel Ambar Mangun, hotel warisan sang papa yang selama ini dikelola oleh kakek dan juga neneknya. Namun, pada suatu malam Raina mendengar sebuah tangisan dari kamar yang larang dimasuki di lantai tiga hotel.

Karena penasaran, Raina jadi membuka pintu kamar tersebut dan melihat sesosok wanita berambut putih, berkulit putih, dan memakai pakaian putih mengucapkan suatu frasa misterius. Celakanya, ternyata seseorang yang membuka pintu kamar itu bakal tewas mengenaskan dalam tiga hari di sedang malam.

Menyadari bahwa nyawanya terancam, Raina pun melacak pemberian kakek, nenek, adiknya dan mantan pacarnya, Ardo (Christian Sugiono), untuk menyelamatkan dirinya. Bisakah ia terbebas dari takdir mengerikan ini?

Kisah horor berbalut adegan gore yang disuguhkan film Panggonan Wingit dijamin bakal sebabkan penontonnya ngeri. Menariknya lagi, narasi film ini ternyata diambil alih dari kisah nyata yang berjalan di keliru satu hotel tua yang terdapat di kota Semarang.

Sijjin

Terinspirasi dari film horor Turki berjudul Siccin (2020), film Sijjin menceritakan perihal seorang perempuan jahat bernama Irma (Anggika Bolsterli) yang jatuh hati pada sepupunya sendiri, Galang (Ibrahim Risyad). Padahal Galang sendiri telah berkeluarga dan mempunyai anak.

Irma yang buta bakal cinta tidak inginkan ada wanita lain di hidup Galang, agar ia menempuh jalan santet untuk menghabisi nyawa istri Galang.

Santet itu berhasil, keluarga Galang merasa porak poranda. Gangguan mistis, kesurupan, sampai kematian berjalan di keluarga sang sepupu. Irma senang bukan main sebab harapannya terwujud, tanpa ia sadari bahwa kapabilitas yang ia minta amat besar dan kini iblis pun menghendaki nyawa Irma untuk dijadikan persembahan.

Di Ambang Kematian

Setelah kematian sang Ibu, Nadia dan Yoga kerap mengalami hal-hal mistis yang aneh dan menyeramkan. Curiga bersama dengan tabiat sang ayah, Yoga lalu melacak sadar perihal formalitas aneh yang dilaksanakan ayahnya tiap tiap malam Selasa Kliwon. Anehnya, setelah sukses mengintip ritual yang dilaksanakan ayahnya, hidup Yoga menjadi tidak tenang.

Satu dekade berlalu, Yoga yang beranjak dewasa konsisten dihantui rasa panik dan kecemasan sampai sebabkan adiknya, Nadia, mengajaknya untuk berobat ke psikiater.

Yoga yang putus asa pada akhirnya membawa Nadia untuk melihat ritual aneh yang dilaksanakan papa mereka. Dan terungkap, bahwa Bapak Suyatno sebenarnya jalankan ritual pesugihan yang menghendaki tumbal satu nyawa tiap tiap 10 th. sekali.

Kini 10 th. berlalu semenjak kematian sang Ibu, nyawa Yoga terancam sebagai korban selanjutnya. Meskipun ia mengupayakan sekuat tenaga untuk melawan , tetapi naas, nasib Yoga perlu berakhir tragis layaknya ibunya. Kini, nasib Nadia yang sedang berada di ambang kematian sebagai calon tumbal selanjutnya. Akankah Nadia sanggup selamat?

Film ini sendiri dikabarkan diangkat dari kisah nyata seorang gadis asal Jawa Timur bernama Nadia, yang dijadikan tumbal oleh papa kandungnya sendiri. Di bawah garapan tangan dingin sutradara Azhar ‘Kinoi’ Lubis, film ini tentu saja tidak boleh kamu lewatkan!

Related Posts