Film Psikopat Terbaik Indonesia, Perempuan Tanah Jahanam Sadis

0 Comments

Perempuan Tanah Jahanam yang dibintangi Tara Basro menjadi salah satu film psikopat terbaik yang tayang di Indonesia. Cerita film itu terbilang sungguh-sungguh sadis dan sukses membikin penontonnya terbawa suasana dan merinding ketakutan.

Psikopat sendiri yaitu orang yang sadar betul bahwa dia melaksanakan tindak kriminal seperti membunuh, memperkosa, menyiksa, menguliti dan berbagai kekejaman lainnya yang tak masuk logika. Segera apa lagi film psikopat terbaik di Indonesia? Simak daftarnya berikut.

Psikopat (2005)

Film ini berawal dari pembantaian keluarga pak Sandy (Egy Fadly) oleh seorang psikopat yang menewaskan istri dan kedua buah hatinya. Hanya pak Sandy satu-satunya yang selamat dari kejadian itu. Sepuluh tahun kemudian, datang sekelompok si kecil muda yang merayakan malam tahun baru di sebuah villa yang lama tak dihuni.

Bukannya kebahagiaan, yang terjadi justru kematian demo slot mahjong ways 2 mereka satu persatu. Pak Sandy yang juga berkeinginan membunuh sang psikopat justru terluka. Tirai misteri mulai terungkap siapa sesungguhnya tokoh psikopat yang melaksanakan tindakan sadis itu yang ternyata berlatar belakang kejiwaan atas penghilangan nyawa orang lain ibunya.

Rumah Dara (2009)

Film Rumah Dara sungguh-sungguh sesuai untuk para pecinta film sadis. Bermula dari sebuah rumah yang ditinggali oleh keluarga para psikopat. Rumah itu sudah dilengkapi dengan berbagai kelengkapan yang dapat digunakan buat menganiaya, melaksanakan kekejaman bahkan membunuh orang.

Kecuali pisau, ada pula obat tidur sampai senjata api yang juga digunakan sebagai kelengkapan kekejaman mereka. Suasana semakin mencekam setelah datang segerombolan pendatang yang tak sengaja ke rumah hal yang demikian yang akibatnya berujung pada nasib sial untuk mereka.

Pintu Terlarang (2009)

Pintu Terlarang bercerita tentang seorang pematung sukses bernama Gambir (Fachry Albar) yang mempunyai istri bernama Talyda (Marsha Timothy). Film ini menghadirkan plot twist berbagai macam membikin para penonton menebak-nebak jalan ceritanya. Bermula dari Talyda yang menggugurkan kandunganya dan meminta Gambir meletakan Dalam bekas gugurannya hal yang demikian dimasukan ke dalam patung buatannya.

Love And Edelweis (2010)

Kekerasan dalam rumah tangga yang dilaksanakan oleh mama Ryo (Meriam Bellina) ditambah dengan kekerasan seksual yang didapatnya dari seorang pedofilia, membikin Ryo mempunyai syok sedari kecil dan menjadikannya seorang psikopat. Ryo berteman dengan sepasang kekasih bernama Bugi dan Cinta. Bugi yang sungguh-sungguh protektif kepada Cinta. Ryo bahkan menjadi sosok penyelamat Cinta di tengah kegalauannya, namun siapa sangka Ryo justru terobsesi dengan Bugi, kekasih Cinta.

 

Related Posts