Pembunuh Berantai ‘Golden State Killer’ di AS Akui Bersalah

Pembunuh Berantai ‘Golden State Killer’ di AS Akui Bersalah

0 Comments

Pembunuhan berantai yang dijalankan oleh ‘Golden State Killer’ menggentarkan California era 1970-an dan 80-an

Lebih dari tiga dekade lantas serangkaian moment pembunuhan berantai dan pemerkosaan memicu gentar publik California, Amerika Serikat. Selalu berhasil melarikan diri, pembunuh dan pemerkosa misterius ini dijuluki Golden State Killer.

Kini, Joseph James DeAngelo, laki-laki yang didakwa melakukan pembunuhan berantai tersebut telah berusia 74 tahun. Di depan hakim, ia mengakui kesalahannya. Pria yang didakwa sebagai Golden State Killer ini mengaku telah melakukan 13 pembunuhan dan serangkaian tindak kekerasan lain di Sacramento.

Atas pertanyaan hakim di pengadilan, veteran perang Vietnam ini hanya menjawab singkat bersama dengan kata-kata pendek layaknya “ya”, “tidak”, “bersalah” dan “saya mengakui”. Dia terhitung muncul lemah. DeAngelo terlihat mematuhi perjanjian ia buat di awalnya bersama dengan jaksa penuntut umum.

Kesepakatan itu dibuat agar jaksa tidak menuntutnya bersama dengan tuntutan hukuman mati. Alih-alih, para jaksa mengupayakan menjerat mantan polisi ini bersama dengan tuntutan sebelas kali hukuman penjara seumur hidup.

Selain pembunuhan 13 orang, DeAngelo terhitung didakwa memerkosa lebih kurang 50 perempuan. Korbannya berusia antara 14 hingga 41 tahun. Mantan petugas kepolisian yang diberhentikan dari pekerjaannya terhadap th. 1979 dikarenakan persoalan pencurian ini terhitung dikenai sejumlah dakwaan pencurian.

Perburuan selama beberapa dekade

Pada musim panas 1976, pencurian dan pemerkosaan meneror distrik timur Sacramento County. Saat itu, pembunuh misterius yang dijuluki Golden State Killer menerobos masuk ke rumah korbannya bersama dengan terhubung jendela atau pintu selagi korban tengah tidur, ungkap FBI. Terkadang dia terhitung mengambil alih perhiasan, kartu identitas, dan uang tunai dari rumah korban.

Jejak DNA Joseph James DeAngelo terserak di banyak tempat perihal perkara.Foto: picture-alliance/AP Photo/FBI
Pada Februari 1978, Golden State Killer menembak dan membunuh Brian dan Katie Maggiore, yang tengah berjalan-jalan bersama dengan anjing mereka di tempat Sacramento. Teror dan perampokan tetap berlanjut di wilayah East Bay di California Utara, dan lantas meningkat jadi perkosaan dan pembunuhan di selama pantai California, kata FBI.

Korban paling akhir jatuh terhadap th. 1986, dikala Janelle Cruz yang berusia 18 th. diperkosa dan dibunuh di Irvine. Berbagai usaha dikerahkan untuk menghentikan pembunuh berantai ini, tapi Golden State Killer selamanya dapat meloloskan diri.

Baru terhadap bulan April 2018, seorang pria bernama Joseph James DeAngelo ditangkap di pinggiran kota Sacramento. Para penyidik melacaknya bersama dengan membandingkan jejak DNA yang ditemukan di TKP bersama dengan knowledge dari web site internet untuk melacak silsilah. Dengan cara ini para penyidik menemukan kerabat DeAngelo dan dapat mempersempit lingkaran tersangka.

BACA JUGA : Menguak Formula Rahasia Suksesnya Banyak Film Bergenre Kriminal

Kantor berita Aljazeera melaporkan bahwa DeAngelo tidak pernah secara terbuka mengakui pembunuhan itu. Namun sehabis penangkapannya, tersedia semacam pengakuan yang secara samar merujuk kepada kepribadian lain dalam dirinya yang bernama Jerry. Jerry inilah yang dikatakan telah memaksanya melakukan gelombang kejahatan yang berakhir secara tiba-tiba terhadap th. 1986 ini.

“Dia memicu saya melakukannya. Dia ikut ke mana saya pergi. Itu, seperti, tersedia di kepala saya, maksudnya, dia adalah anggota dari saya. Saya tidak ingin melakukan hal-hal itu. Saya mengusir Jerry muncul dan mempunyai kehidupan yang bahagia. Saya melakukan seluruh perihal itu. Saya menghancurkan hidup mereka semua. Jadi sekarang, saya perlu membayarnya,” ujar DeAngelo.

Related Posts