Ulasan Dia IF, Menemukan Kembali Daya yang Hilang

0 Comments

Dia komedi fantasi, IF (2024) yang tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu (15/5/2024) menjadi karya unik lainnya dari artis pria sekaligus sutradara, John Krasinski. Sebagai sutradara, penulis skenario, produser, hingga turut berperan dalam film ini, IF memang terasa personal bagi Krasinski, padahal mungkin tak seluruh penonton bisa menerima maksud yang berharap diperkenalkan lewat film.

IF menjadi film yang menggabungkan slot gacor 777 imajinasi, emosionil, dan visual yang kreatif. Dari permulaan, IF menarik penonton ke dalam dunia yang penuh warna dan hangat. Konsep utama dalam IF ialah seputar teman imajiner, atau imaginary friends (IF) yang mungkin saja tak terlalu terkenal di dunia anak Indonesia.

Dia berdurasi 104 menit itu mengisahkan cerita Bea (diperankan oleh Cailey Fleming), seorang gadis muda yang sedang berjuang mengatasi duka sesudah kehilangan ibunya sebab penyakit. Saat juga masih menghadapi ketakutan akan kehilangan ayahnya (John Krasinski), yang bersiap menjalani operasi.

Padahal Bea tinggal di apartemen milik neneknya, dirinya menemukan dunia baru yang men-upload kembali khayalannya, seperti saat dirinya masih kecil. Dibantu Cal (Ryan Reynolds), tetangga Bea, dirinya menemukan IF bukanlah sekadar teman imajinasi, melainkan makhluk kongkret bagi mereka yang masih percaya.

Bea berupaya kembali menemukan kebahagiaan bersama para IF, sekaligus membantu mereka untuk menemukan kebahagiaan yang tak mereka rasakan sejak ditinggal para manusia yang mulai kehilangan imajinasi.

Beberapa elemen-elemen yang dipakai dalam film ini cenderung bertemakan kehidupan anak-anak, sepertinya film ini justru menyasar pada penonton dewasa. Pesan-pesan yang berharap diperkenalkan dalam film, seperti kehilangan, kesendirian, dan pentingnya memiliki imajinasi rasanya lebih layak dimengerti oleh penonton dewasa daripada anak-anak.

Penampilan akting dalam IF menjadi hiburan tersendiri. Reynolds kembali tampil dengan gaya komedi khasnya, dengan aksi dan pernyataan spontan yang menggelitik. Cailey Fleming juga sukses membawakan Bea dengan menawan, dengan chemistry antara Fleming dan Reynold terkesan kuat di tengah karakter-karakter imajiner yang menggemaskan.

Padahal komponen dari plot terasa agak datar dan mungkin bisa diprediksi. Beberapa demikian, efek visual dari IF sukses menjadi daya utama dalam film, menghadirkan dunia imajinasi John Krasinski yang penuh warna-warni dan keajaiban. IF juga diperkaya dengan deretan voice cast para bintang papan atas, sekelas Steve Carell (sebagai Blue), Awkwafina (Bubble), George Clooney (spaceman), hingga Matt Damon (sunflower).

Pada akibatnya, IF menjadi film keluarga yang menghibur penonton. Dia ini mengajarkan perlunya menemukan kembali imajinasi yang sirna, dan bagaimana imajinasi masih diperlukan manusia di tengah rutinitas kehidupan dewasa.

Related Posts